Prosesi Hari Jadi Kabupaten Kediri Ke – 1221 Di Gelar Dengan Nuansa Tradisional Yang Sarat Makna
SITUBONDO, – Kabupaten Kediri kembali menggelar perayaan hari jadi ke- 1221, dengan berbagai prosesi budaya yang sarat makna sejarah dan spiritualitas.Acara yang di berlangsung di pendopo Panjalu Jayati, pada Selasa ( 25/3), di hadiri oleh Bupati Kediri beserta keluarga, Wakil Bupati Kediri, jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat serta tamu undangan lainnya.
Prosesi utama dalam perayaan kali ini adalah “Pengambilan Air Suci Dari Tujuh Mata Air ” yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Kediri. Prosesi ini di kenal sebagai Sesuci Air dengan melambangkan harapan akan keberkahan serta kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Kediri.
Tujuh mata air yang menjadi sumber pengambilan air suci antara lain berasal dari :
- Sendang Kamulyan dari Kecamatan Badas.
- Sumber Kembangan dari Kecamatan Ngasem.
- Sumber Mata Air Makam Gus Mik dari Kecamatan Mojo.
- Sumber Suguh Waras dari Kecamatan Ngadiluwih.
- Situs Adipati Panjer dari Kecamatan Plosoklaten.
- Sendang Tirto Kamandanu dari Kecamatan Pagu.
- Harinjing dari Kecamatan Kepung.
Prosesi ini di awali dengan kirap tumpeng sayuran dan buah – buahan yang kemudian di perebutkan oleh undangan yang hadir sebagai simbol rasa syukur atas hasil bumi yang melimpah. Air yang di ambil dari ke – tujuh sumber tersebut di satukan dan di gunakan dalam upacara pembasuhan oleh Bupati dan jajaran Forkopimda pada acara puncak peringatan Hari Jadi Kabupaten Kediri.
Melalui rangkaian prosesi dan kegiatan tersebut, peringatan Hari Jadi Kabupaten Kediri tidak hanya menjadi momen refleksi sejarah, tetapi juga sebagai upaya pelestarian dan penguatan budaya lokal yang kaya akan nilai dan tradisi.
Dalam sambutannya, Bupati Kediri, yang biasa di sapa Mas Dito ini, menyampaikan harapannya agar peringatan Hari Jadi ini tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan kemajuan Kediri. ” Mari kita jadikan peringatan Hari Jadi ke- 1221 ini sebagai pengingat akan perjuangan para leluhur dalam membangun Kediri. Dengan semangat gotong – royong dan inovasi, kita wujudkan Kabupaten Kediri yang semakin maju dan sejahtera, ” pungkasnya.
( nurni kdr )

