Siswa MI Darul Hikmah Besuki Tenggelam di Pantai Cemara Situbondo
SITUBONDO, – Musibah kecelakaan laut terjadi di Pantai Cemara, Dusun Demung Barat, Desa Demung, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 09.30 WIB. Seorang pelajar dilaporkan meninggal dunia setelah terseret ombak.

Korban diketahui bernama Muhammad Riki Baktiyan (11), siswa kelas IV MI Darul Hikmah Besuki, yang beralamat di Jl. Jokotole Paddeg RT 002 RW 001, Desa Besuki, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo. Korban diduga terseret ombak hingga ke tengah laut saat beraktivitas di sekitar pantai.
Kejadian bermula ketika rombongan siswa dan siswi MI Darul Hikmah Besuki melaksanakan latihan gerak jalan dari sekolah menuju Pantai Cemara dengan jarak tempuh sekitar 7 kilometer. Setibanya di lokasi sekitar pukul 09.30 WIB, para peserta beristirahat. Korban sempat meminta izin kepada guru pendamping untuk mandi di pantai, namun tidak diizinkan.

Tak berselang lama, saat para siswa dan guru pendamping sedang beristirahat, dua orang siswa datang melaporkan bahwa korban telah terseret ombak. Mendengar laporan tersebut, guru pendamping bersama warga sekitar segera berupaya melakukan pencarian dan pertolongan.
Korban berhasil ditemukan dan langsung dievakuasi menuju RSUD Besuki. Tiba di rumah sakit pada pukul 10.35 WIB, korban mendapat perawatan darurat di IGD sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis. Pada pukul 11.20 WIB, jenazah dipulangkan ke rumah duka untuk prosesi pemakaman oleh pihak keluarga.
Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Situbondo, kondisi cuaca di lokasi saat kejadian terpantau cerah berawan. Unsur terkait bersama Pusdalops dan TRC BPBD Situbondo telah melakukan langkah penanganan, mulai dari kaji cepat, koordinasi antarinstansi, hingga memberikan imbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gelombang pasang di wilayah pesisir.
“Petugas gabungan langsung bergerak melakukan penanganan dan koordinasi di lokasi kejadian,” ujar Koordinator Pusdalops BPBD Situbondo, Puriyono, saat dikonfirmasi.
Penanganan musibah ini melibatkan staf Kecamatan Besuki, Polsek, Koramil, Satpolairud Polres Situbondo, TRC dan Pusdalops BPBD, Tagana Dinsos, pemerintah desa lokal, pihak sekolah, serta warga masyarakat sekitar.
Haryadi

