Tragedi Pencari Madu di Gunung Ringgit: Satu Korban Jiwa Akibat Serangan Tawon

SITUBONDO, – Pada Selasa, 12 November 2024, sebuah insiden tragis terjadi di Gunung Ringgit, Desa Pasir Putih, Kecamatan Bungatan, Kabupaten Situbondo. Seorang pencari madu hutan, Pak Jamali (42), tewas setelah jatuh dari pohon akibat diserang oleh tawon madu hutan, yang dikenal sebagai tawon Gung.

Kejadian bermula sekitar pukul 06.00 WIB ketika Pak Jamali berangkat dari rumahnya di Desa Tambak Ukir bersama dua temannya, Pak Samyono (55) dan Pak Jubri (50). Mereka mendaki ke lokasi pengambilan madu di kawasan pengunungan Soro Oloh. Saat Pak Jamali berada di atas pohon, ia tiba-tiba diserang oleh tawon, yang menyebabkan ia terjatuh.

Melihat kejadian tersebut, Pak Samyono segera turun dan meminta bantuan dari putranya, Joni, untuk memberi tahu keluarga. Sementara itu, Pak Jubri tetap berada di lokasi untuk menjaga korban. Keluarga dan kepala desa, bersama warga, kemudian bergegas menuju lokasi untuk mengevakuasi Pak Jamali. Proses evakuasi berlangsung selama lebih kurang tiga jam, dengan bantuan anggota Pusdalops dan TRC BPBD yang tiba di lokasi.

Korban berhasil dievakuasi sekitar pukul 19.40 WIB dan langsung dibawa ke rumah duka oleh keluarganya. Meskipun tidak ada luka-luka lain yang dilaporkan, insiden ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat setempat.

Kondisi cuaca saat kejadian dilaporkan cerah, tidak menunjukkan tanda-tanda cuaca ekstrem yang dapat memperburuk situasi. Kejadian ini menjadi pengingat akan bahaya yang dihadapi para pencari madu di alam liar, terutama ketika berhadapan dengan hewan penyengat seperti tawon.penjelasan Puriyono kordinator PUSDALOPS BPBD Kab.Situbondo saat di konfirmasi pihak media Teropong Reformasi.

Hariadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *