Vinanda – Gus Qowim Tampil Gemilang di Debat Publik Kedua Pilwali Kediri 2024

KEDIRI, 21 November 2024 – Pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Kediri, Vinanda Prameswati dan KH Qowimuddin Thoha, memukau penonton dan panelis dalam debat publik kedua Pilwali Kediri 2024 yang digelar di Insumo Kediri Convention Centre, Rabu malam (20/11/2024). Paslon nomor urut 01 ini tampil percaya diri, menjawab setiap pertanyaan panelis dan tanggapan dari paslon 02, Ferry Silviana Feronica dan Regina Nadya Suwono, dengan lugas dan konstruktif.

Mengenakan busana karya pembatik lokal, Vinanda dan Gus Qowim tampil elegan dengan nuansa batik tulis biru aksara Jawa MAPAN. Penampilan mereka merepresentasikan komitmen untuk mengangkat potensi lokal, sesuai tema debat: “Pembangunan Manusia Berbasis Kearifan Budaya Lokal, Pemberdayaan Ekonomi Kreatif, dan Pemerintahan Daerah yang Bersih Menuju Indonesia Emas 2045.”

Dalam penyampaian visi misi, Vinanda menekankan pentingnya membangun Kota Kediri berbasis kearifan budaya lokal, teknologi, dan pemberdayaan generasi muda. Ia menyoroti perlunya reformasi pemerintahan agar lebih transparan, responsif, dan bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

“Kediri adalah kota dengan sejarah dan budaya yang kaya. Kini saatnya kita bangkit, membangun kota yang lebih kreatif, berdaya saing, dan tentunya bebas dari KKN,” ujar Vinanda penuh semangat.

Debat kali ini mengusung empat sub tema: ekonomi kreatif, kebudayaan, Indonesia emas, dan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Dalam setiap tema, Vinanda dan Gus Qowim menawarkan solusi konkret berdasarkan program unggulan mereka, SAPTA CITA.

1. Ekonomi Kreatif

Vinanda bertekad menjadikan Kediri sebagai pusat ekonomi kreatif dengan mengembangkan seni, budaya, dan teknologi. Ia menggambarkan visi Kota Kediri dengan pusat kreasi di alun-alun kota serta revitalisasi Selomangleng sebagai destinasi unggulan.

2. Kebudayaan

Dalam sub tema kebudayaan, Vinanda menjelaskan program Kediri City Tourism (D’CITO) yang bertujuan menghidupkan ekosistem kebudayaan lokal. Ia menekankan pentingnya kolaborasi komunitas kebudayaan untuk melestarikan seni tradisional dan memperkenalkannya ke tingkat nasional hingga internasional.

3. Indonesia Emas

Pasangan ini berkomitmen menurunkan tingkat kemiskinan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi melalui sektor ekonomi kreatif dan pariwisata. Vinanda menjelaskan alokasi dana hingga Rp5 miliar per kelurahan sebagai bagian dari program MERATA, guna mendukung UMKM dan inovasi kreatif.

4. Good Governance

Dalam tata kelola pemerintahan, Vinanda dan Gus Qowim berkomitmen menciptakan sistem yang cepat, tepat, dan bertanggung jawab. Mereka menegaskan pentingnya perencanaan pembangunan yang terintegrasi dan transparan untuk memastikan pemerintahan yang melayani rakyat.

Perpaduan antara Vinanda, tokoh muda yang aktif di bidang sosial, dengan Gus Qowim, seorang ulama berpengalaman dalam pendidikan berbasis pesantren, dianggap sebagai komposisi ideal untuk memimpin Kediri ke depan.

Dengan visi yang jelas dan strategi yang terukur, pasangan ini menunjukkan kesiapan mereka memimpin Kediri menuju masa depan yang lebih gemilang. “Kami yakin Kediri bisa menjadi kota yang lebih maju, berbudaya, dan kompetitif,” pungkas Vinanda.

Debat publik ini menjadi panggung pembuktian bagi Vinanda dan Gus Qowim sebagai calon pemimpin yang visioner, berintegritas, dan berpihak pada rakyat. Hasilnya, pasangan ini semakin menguatkan posisi sebagai kandidat unggulan dalam Pilwali Kediri 2024.

Yono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *