RAPAT KOORDINASI PENANGANAN KEBENCANAAN DI KECAMATAN BESUKI TAHUN 2024

SITUBONDO, – Forkopimka Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, mengadakan rapat koordinasi penanganan bencana terkait musim penghujan. Rapat berlangsung di Aula Gedung PKK Kecamatan Besuki pada hari Senin, 10 Desember 2024.

Dalam rapat ini, dibahas berbagai jenis bencana yang sering terjadi di luar kawasan hutan, antara lain:

1. Genangan Air Hujan

Disebabkan oleh sistem drainase yang belum optimal.

2. Luapan Air Sungai

Akibat curah hujan yang sangat tinggi.

3. Luapan Air Laut (Rob)

Terjadi karena air laut sedang pasang.

4. Angin Kencang dan Pohon Roboh

5. Banjir Bandang

Disebabkan oleh curah hujan yang sangat tinggi, diperparah dengan kondisi kali di wilayah tersebut yang belum optimal. Banjir bandang juga dapat disebabkan oleh longsor baik di luar maupun di dalam kawasan hutan.

6. Kebakaran

Umumnya terjadi akibat konsleting listrik, kebocoran gas, atau pembakaran.

Sucipno, Asper BKBPH Besuki, menyampaikan kepada media online Teropong Reformasi bahwa berdasarkan jenis-jenis bencana yang telah dicatat, diperlukan koordinasi yang baik antara instansi terkait di tingkat kecamatan, kabupaten, maupun provinsi.

Ia juga menegaskan bahwa pihak-pihak seperti BUMN, termasuk Perhutani dan PLN, perlu memberikan informasi dan himbauan kepada masyarakat. Salah satu bentuknya adalah pemasangan banner di lokasi rawan bencana, baik di dalam kawasan hutan maupun di luar kawasan hutan.

“Dengan langkah ini, diharapkan masyarakat lebih waspada terhadap potensi bencana yang dapat terjadi,” ujarnya.

(Murawi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *