Penumpang KMP Dharma Kartika Diduga Jatuh ke Laut di Perairan Jangkar, Pencarian oleh Tim SAR Gabungan Masih Berlanjut
Situbondo, 26 Maret 2026 — Seorang penumpang kapal motor penumpang (KMP) Dharma Kartika dilaporkan jatuh ke laut sekitar pukul 09.00 WIB saat kapal melaksanakan pelayaran menuju Pelabuhan Raas, Madura. Kejadian terjadi di perairan Jangkar, pada koordinat sekitar 07°39.4034’S dan 114°14.4875’E, diperkirakan berjarak ±3,5 mil dari Pelabuhan Jangkar, Desa Jangkar, Kecamatan Jangkar, Kabupaten Situbondo.

Korban diidentifikasi bernama Tohari (31), alamat RT 003 RW 004 Dusun Darpa, Desa Karangnangka, Kecamatan Raas, Kabupaten Sumenep. Penyebab terjatuhnya korban masih belum diketahui dan saat ini dalam penyelidikan pihak terkait.
Setelah informasi diterima, Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten Situbondo segera berkoordinasi dengan Basarnas Kantor SAR Banyuwangi, Polair Polres Situbondo, TNI AL Pos Jangkar, KSOP wilayah kerja Pelabuhan Jangkar, Polsek Jangkar, Koramil, Tagana, dan relawan setempat. Kru KMP Dharma Kartika turut melakukan pencarian awal menggunakan sekoci namun belum berhasil menemukan korban.

Puriyono selaku kordinator PUSDALOPS BPBD Situbondo menjelaskan,Hingga laporan ini disusun, korban masih belum ditemukan dan dinyatakan hilang. Tim SAR gabungan terus melakukan operasi pencarian dan pertolongan (SAR) di sekitar lokasi jatuh berdasarkan koordinat yang dilaporkan. Kondisi cuaca saat kejadian dilaporkan cerah berawan. Tidak ada kerusakan material yang dilaporkan terkait insiden ini.
Pihak-pihak yang terlibat dalam penanganan di lokasi antara lain staf Kecamatan Jangkar, anggota Polsek dan Koramil Jangkar, Satpolairud Polres Situbondo, TNI AL Pos Jangkar, KSOP Pelabuhan Jangkar, Pusdalops dan TRC BPBD Kabupaten Situbondo, Tagana Dinas Sosial Kabupaten Situbondo, agen informasi bencana Provinsi Jawa Timur, aparatur desa setempat, dan nelayan setempat.
BPBD Situbondo menyatakan bahwa upaya koordinasi, assesment cepat, dan pencarian oleh tim SAR gabungan akan terus dilakukan sampai korban ditemukan atau sampai ada perkembangan lebih lanjut. Pihak berwenang mengimbau masyarakat dan awak kapal untuk tetap tenang serta memberikan informasi bila mengetahui hal yang dapat membantu proses pencarian.
Laporan awal ini telah disampaikan kepada pimpinan terkait, termasuk Bupati dan Wakil Bupati Situbondo, Sekretaris Daerah (Ex-Officio Kepala BPBD), Kepala BNPB, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Jawa Timur, dan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Situbondo. Dokumentasi kejadian disampaikan tersendiri sebagai lampiran laporan resmi.Ungkap Puriyono di lokasi kejadian
Hariadi/Boy

