SMAN 1 Pacet Panen Prestasi, Dari Taekwondo Hingga Cybersecurity

MOJOKERTO, Teropo— SMA Negeri 1 Pacet, Kabupaten Mojokerto, terus mendorong pengembangan potensi siswa melalui pembinaan akademik dan nonakademik. Upaya tersebut membuahkan sejumlah prestasi di bidang olahraga hingga teknologi informasi. Rabu, (23/9/2026).

Di bidang olahraga, M. Dwi Ardy berhasil meraih Juara 1 Taekwondo. Sementara itu, Tim Mini Soccer SMANSAPA berhasil meraih Juara 2 Bahlil Mini Soccer Region 6 (Mojokerto–Jombang).

Prestasi lainnya ditorehkan Setyo Banyu, siswa kelas XI-2. Ia berhasil meraih Juara 1 Kumite -55 Kg SMA Putra sekaligus Juara 3 Kumite -55 Kg Junior Putra.

Tak hanya olahraga, prestasi juga datang dari bidang teknologi informasi. Dua siswa SMAN 1 Pacet, Jodi Dio Caesar dan Hafidz Adzkya Al Syah Syam, lolos mewakili SMA tingkat kabupaten/kota dalam JCC Jatim CyberSecurity Competition 2026. Keduanya tergabung dalam Tim Kilogram Studio.

Kepala SMAN 1 Pacet Dr. Nasirudin, S.Pd., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi kepada para siswa yang telah mengharumkan nama sekolah melalui berbagai prestasi tersebut.

Menurutnya, capaian siswa merupakan hasil dari kerja keras, kedisiplinan, pembinaan guru, serta dukungan orang tua dan seluruh keluarga besar SMAN 1 Pacet.

“Prestasi ini tentu menjadi kebanggaan bagi sekolah. Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh siswa yang telah berjuang dan memberikan yang terbaik. Terima kasih juga kepada bapak dan ibu guru, orang tua, serta semua pihak yang telah mendukung proses pembinaan siswa,” ujar Nasirudin.

Ia berharap prestasi yang diraih tidak hanya menjadi pencapaian sesaat, tetapi dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi.

“Kami berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus belajar, berlatih, dan mengembangkan bakat sesuai dengan potensi masing-masing. Yang tidak kalah penting, prestasi harus berjalan seiring dengan pembentukan karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, dan akhlak yang baik,” tambahnya.

Humas SMAN 1 Pacet, Sariwulan, S.Pd., M.PSi., mengatakan capaian tersebut merupakan hasil pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan siswa, guru, orang tua, dan berbagai pihak.

“Prestasi siswa tentu menjadi kebanggaan bagi sekolah. Namun, yang tidak kalah penting adalah bagaimana proses pembinaan tersebut mampu membentuk siswa menjadi pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, percaya diri, dan memiliki karakter positif,” ujar Sariwulan.

Pengembangan potensi siswa juga didukung sejumlah program sekolah, di antaranya School Food Care, School Talent Center, Alumnus Community, SIKAP, dan program Kemitraan.

By:(Ltf&Vr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *