BAMBANG HERMANTO, IR. Msi., PENGUSAHA ASLI NGANJUK INGIN BERTARUNG DI PILKADA NGANJUK 2024
Nganjuk, – Namanya Bambang HERMATOIR, IR. Msi. Seorang Pemuda ALUMNI S2 UNIVERSITAS PAJAJARAN (UNPAD) Bandung dalam sepekan ini namanya mulai santer DIPERBINCANGKAN Sebagian masyarakat masyarakat nganjuk dianggap layak bertarung di Pilkada Nganjuk 2024, nampaknya serius melangkah ke pilkada Nganjuk.
“Dengan Pilkada Nganjuk beliau ingin mewujudkan harapan masyarakat Nganjuk seperti petani, perbaikan jalan, Bendungan Semantok yang mangkrak dan berupaya merubah iklim ekonomi Nganjuk yang lebih baik,” kata Bambang Hermato ketika dihubungi tim (16/5/2024) rabu.
Ia sudah mempersiapkan diri, tenaga, pikiran dan anggaran untuk Bakal Calon Bupati dan wakil Nganjuk pada Pilkada 2024, kata bambang menambahkan.
Namun bambang mengatakan, Keputusannya untuk maju di Pilkada ini, karena untuk mewujudkan harapan masyarakat terkait sosok yang paling tepat memimpin Nganjuk, harapan petani dengan pupuknya, perbaikan jalan dengan anggaran yang tidak tergantung anggaran daerah atau APBD tetapi bisa menggandeng swasta dan untuk melanjutkan estafet kepemimpinan di Kabupaten Nganjuk.
“Harapan masyarakat ke depan untuk memegang tampuk kepemimpinan dan harapan masyarakat Nganjuk yang lebih baik, karena dinilai yang paling mungkin memahami persoalan Nganjuk, ya kata bambang, Itu sebabnya saya tetap mendukung, agar anak muda bisa berkompetisi dalam bidang pembangunan, pendidikan, pertanian, kesehatan dan perbaikan jalan,” ucap Sarjono tokoh Senior partai hanura nganjuk bersama wartawan.
“Yang ke dua karena memang masyarakat melihat, ada sejumlah Putra terbaik Nganjuk bisa memimpin ke depan, termasuk Bambang salah satunya,” lanjut Sarjono.
Sarjono mengatakan dibandingkan kabupaten kota di sekitarnya, Nganjuk termasuk yang tertinggal secara ekonomi. Perputaran ekonomi di Nganjuk relatif kecil dan lambat,” imbuhnya.
Hal ini dampak dari masih minimnya pusat-pusat perekonomian, kawasan industri yang kurang, perizinan dan pajak, masih lemah. Kondisi ini memaksa banyak warga Nganjuk keluar ke daerah lain yang perputaran ekonominya dinilai lebih tinggi dan cepat.
Sementara yang tetap bertahan di Nganjuk cukup sulit untuk meningkatkan perekonomian mereka. Mereka lebih banyak bekerja di sektor pertanian yang sebenarnya tidak cukup menguntungkan,” Tuturnya.
Menurut dia, kondisi itu harus ditangkap para calon pemimpin daerah Nganjuk yang akan bertarung pada Pilkada 2024 ini. Salah satu upaya untuk mengatasi hal tersebut yaitu dengan mengembangkan investasi padat karya di Nganjuk, industrialisasi dan menggandeng pihak swasta.
“Semua harapan rakyat untuk mewujudkan Pilkada serentak yang aman, damai, dan demokratis berada di pundak kita semuanya,” pungkas Sarjono.
Redaksi

