Kampanye Terselubung Dengan Menggunakan Aset Pemerintah Kabupaten Kediri

KEDIRI, – Pemerintah Kabupaten Kediri mengadakan acara puncak peringatan kemerdekaan RI ke- 79, bertempat di lapangan belakang kantor pemerintah daerah kabupaten Kediri (6/9/2024).

Dengan agenda senam bersama dengan inti acara pengumuman pemenang peserta senam yang hadir.

Adapun pesertanya adalah perwakilan lima orang dari setiap desa yang ada di wilayah kabupaten Kediri, berdasar surat edaran dari Camat.

Dalam acar tersebut, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa ( DPMPD ), yang ditunjuk sebagai panitia penyelenggara dan sebagai penyedia berbagai hadiah yang bernilai fantastis. Ada laptop, tv lad, sepeda, dan berbagai hadiah elektronik lainnya yang jumlahnya puluhan. Dan juga doorprize yang tak kalah menarik.

Dan tak kalah menarik adalah MC yang selalu meneriakkan yel – yel lanjutkan, dan kata – kata Kediri ditoto. Yang mana kata – kata yel – yel itu selalu ada disetiap poster yang di pasang di setiap bahu jalan dan di tempat umum di hampir seluruh wilayah kabupaten Kediri.

Dan seperti sengaja di tutup – tutupi, saat awak media menanyakan sumber dana yang di pakai untuk menyediakan hadiah yang luar biasa banyak, dan bernilai fantastis itu. Tak ada yang mau menjawab dengan berbagai alasan.

Ditemui di tempat berbeda, terkait giat peringatan HUT RI ke-79, di gunakan untuk menyampaikan program – program kerja bupati ( Mas Dito ) yang sudah di capai, dan akan di lanjutkan jika menjadi bupati Kediri lagi, dan menjadi prioritas lanjutan di masa jabatan yang baru.

” Ini namanya mencuri start kampanye untuk pencalonannya, padahal masih belum waktunya untuk berkampanye. Ini tidak bisa di biarkan. Ikuti dulu proses dan tahapan – tahapan pendaftarannya, jangan mentang – mentang masih menjabat sebagai bupati, bisa menggunakan aset pemeritah untuk kepenting pribadi, dan mau menyalah gunakan jabatannya untuk mempromosikan diri sebagai calon bupati dengan iming – iming dan janji, itu tidak bisa dan tidak boleh,” Tegas Siti Isminah dari LSM Srikandi, yang akrap di sapa Mak Is.

Masyarakat Kediri sedang limbung, dan rindu sosok pemimpin yang benar – benar peduli rakyat, yang bisa membawa Kediri menjadi lebih baik dalam segala aspek. Bukan pemerintahan dinasti. Dan semua berharap pada pihak – pihak terkait untuk bisa berlaku adil dan tegas. Tugas dan ketegasan Bawaslu di nantikan.

( nurni kdr )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *