Kebakaran 3 Rumah Warga di Desa Sumberanyar Situbondo, Diduga Korsleting Listrik

Situbondo—Kebakaran terjadi di wilayah Kabupaten Situbondo tepatnya di Kp. Mimbo RT 003 RW 002, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, pada Senin (04 Mei 2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Insiden tersebut mengakibatkan kerusakan pada tiga rumah warga.

Berdasarkan laporan kejadian, api diduga bermula dari korsleting listrik, namun penyebab pasti masih dalam penyelidikan pihak kepolisian setempat. Saat kebakaran berlangsung, pemilik rumah Pak Didik Sugianto sedang berada di luar rumah untuk bekerja mengelas, sedangkan istrinya juga sedang berada di luar. Akibatnya, rumah dalam keadaan kosong ketika kobaran api mulai menyambar.

Kronologi menyebutkan bahwa api terlihat dari bagian atap. Warga bernama Hera (39 tahun) kemudian berteriak meminta pertolongan. Melalui upaya gotong royong warga, api sempat dipadamkan secara awal menggunakan peralatan seadanya sambil menunggu bantuan pemadam kebakaran. Tidak lama kemudian, 1 unit Damkar dari Pemkab Situbondo yang disiagakan di wilayah Asembagus dan 1 unit Damkar dari Mako Situbondo Kota tiba di lokasi serta melakukan pemadaman dan pembasahan hingga api benar-benar terkendali.

Hingga pukul 12.05 WIB, kobaran api dinyatakan berhasil dipadamkan, dan dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa maupun luka.

Adapun dampak kerusakan yang tercatat meliputi:

  1. Rumah milik Didik Sugianto (semi permanen) mengalami rusak total dengan taksiran kerugian sekitar Rp 35.000.000 serta kerugian uang tunai sekitar Rp 160.000.000.
  2. Rumah milik Sutrisno (permanen) mengalami rusak sedang dengan taksiran kerugian sekitar Rp 8.000.000.
  3. Rumah milik Sapi’i (permanen) mengalami rusak ringan dengan taksiran kerugian sekitar Rp 4.000.000.

Secara total, kejadian ini menyebabkan kerusakan pada tiga rumah, dengan total kerugian dan uang tunai diperkirakan sekitar Rp207.000.000.

Penanganan dan tindak lanjut telah dilakukan oleh unsur terkait, termasuk BPBD, Damkar, aparat kecamatan, TNI/Polri, Tagana, Satpol-PP, perangkat desa, serta warga sekitar. Selanjutnya akan dilakukan pengkajian kebutuhan pasca bencana (Jitupasna) dan penyaluran bantuan berupa logistik dan kebutuhan lainnya sesuai hasil asesmen di lokasi.Ungkap Puriyono kordinator Pusdalops BPBD Situbondo.

Hariadi/Boy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *