Penanganan Pasca Banjir Bandang di Kecamatan Kendit, Situbondo: BNPB Tekankan Pengurangan Risiko Bencana
SITUBONDO, – Deputi Sistem dan Strategi BNPB, dr. Radityah Jati, mengunjungi lokasi terdampak banjir bandang di Desa Kendit dan Desa Tambak Ukir, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo, pada Minggu (29/12). Kunjungan ini bertujuan untuk memantau kondisi pasca bencana yang terjadi pada 24 Desember 2024 serta menilai langkah-langkah penanganan yang telah dilakukan.

Kedatangan Deputi BNPB ini disambut oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Situbondo, Wawan Setiawan, serta Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Situbondo, Sruwi.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Situbondo menyampaikan bahwa berbagai upaya telah dilakukan untuk menangani dampak banjir, antara lain:
- Gotong royong membersihkan material banjir.
- Pembukaan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak.
Sekretaris Daerah Kabupaten Situbondo menambahkan bahwa banjir tersebut disebabkan oleh penambangan liar. Untuk itu, langkah-langkah strategis telah diambil, meliputi:
- Penggunaan alat berat untuk mempercepat pembersihan area terdampak.
- Operasional dapur umum selama tiga hari.
- Rencana peninggian jembatan dan normalisasi sungai guna mencegah bencana serupa.
Deputi Sistem dan Strategi BNPB menekankan perlunya penguatan upaya mitigasi dan pengurangan risiko bencana, di antaranya:
- Modifikasi cuaca untuk mengantisipasi curah hujan ekstrem.
- Penguatan sistem peringatan dini dan sosialisasi kepada masyarakat di daerah rawan bencana.
- Penanganan terkait penyalahan lahan dan aktivitas tambang ilegal.
- Penguatan koordinasi antarinstansi untuk mempercepat penanganan dan pemulihan.
Kunjungan ini melibatkan berbagai pihak, termasuk:
1. Deputi Sistem dan Strategi BNPB beserta staf.
2. Sekretaris Daerah Kabupaten Situbondo.
3. Kepala Pelaksana BPBD Situbondo.
4. Kasatpol PP.
5. Kepala Dinas Sosial.
6. Camat Kendit dan jajaran.
7. BPBD Provinsi Jawa Timur.
8. BPBD Kabupaten Situbondo.
9. Danramil Kendit.
10. Kapolsek Kendit.
11. Kepala Desa Kendit dan staf.
12. Kepala Desa Tambak Ukir dan staf.
13. Wartawan.
Hingga kini, proses kerja bakti untuk membersihkan sisa material banjir masih berlangsung. Cuaca di lokasi dilaporkan berawan hingga hujan, yang dapat memperlambat proses pembersihan dan pemulihan.
Kunjungan ini diharapkan dapat mempercepat upaya pemulihan dan memberikan solusi jangka panjang bagi masyarakat terdampak bencana di Kecamatan Kendit.
Hariadi/Boy.

