PROYEK JALAN RABAT BETON TAHUN ANGGARAN 2022 DESA KEMBANG SARI MENGGUNAKAN TULANGAN/RAMMAN BAMBU

SITUBONDO, – Aneh tapi nyata ketika terdapat pembangunan jalan rabat cor beton yang menggunakan tulangan/ramman yang umumnya menggunakan material berbahan besi, namun lain halnya dengan apa yang terjadi di jalan Dusun Tampelan, Desa Kembang Sari, Kecamatan Jatibanteng.

Hasil investigasi di lapangan pada tgl 20/12/2024 kemarin, menemukan beberapa hal yang tidak Lazim. Salah satunya terdapat di Dusun Tampelan, Yang mana di lokasi itu terdapat sebuah jalan rabat cor beton dan kondisinya sudah sangat memprihatinkan. menurut informasi dari salah satu warga sekitar yang namanya tidak mau di sebut, bahwa proyek jalan rabat cor beton itu di kerjakan pada tahun Anggaran Dana Desa tahun 2022 lalu.

Namun jalan cor beton itu di anggap sangat tidak Lazim, karena terdapat penggunaan bahan material yang menggunakan kombinasi besi dan bambu. Terlihat di jalan cor beton yang sudah mulai mengelupas tersebut banyaknya bentangan bambu yang di gunakan sebagai tulangan/ramman.

Sehingga hal itu banyak menimbulkan Spekulasi dan menjadi perbincangan hangat di kalangan warga masyarakat sekitar, hingga menjadi sorotan media pemberitaan. hal itu menjadi kontroversi karena diduga terdapat pemangkasan Anggaran yang di lakukan di dalam pelaksanaannya.

“saya menduga ada pemangkasan anggaran mas, karena material yang seharusnya menggunakan bahan besi total, terbukti di jalan rabat beton itu banyak di selingi kayu bambu, ” ucap seorang warga sekitar yang tidak mau menyebutkan namanya.

“Bolehkah pembangunan jalan cor beton menggunakan kombinasi besi dan bambu sebagai tulangan/rammannya. jika boleh, seperti apa petunjuk tekhnis pelaksanaannya. ” Ujar salah seorang Tokoh masyarakat Desa Kembang Sari mempertanyakan perihal pekerjaan betonisasi tersebut.

Awak media sudah berusaha untuk mengkonfirmasikan persoalan itu kepada Kepala Desa Kembang Sari, baik melalui celuler dan usaha mewawancara secara tatap muka. Namun Kepala Desa Kembang Sari kemungkinan Sibuk sehingga abai terhadap masalah yang di persoalkan saat ini.

“Kami masih dalam proses Memvalidasi data yang akurat, setelah semuanya lengkap kami akan melaporkan secara resmi kepada pihak instansi terkait” Ucap Amir, aktivis Penggiat Anti Korupsi ketika di temui oleh awak media di kediamannya.

Tim TR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *