SEORANG PEREMPUAN JATUH KE JURANG/SUNGAI SAAT MENGAMBIL PEPAYA DENGAN KETINGGIAN 15 METER
Situbondo, http://teropongreformasi.co.id – Minggu, 30 April 2023 sekitar pukul 13.30 WIB seorang perempuan bernama INTAN NUR APRILLIA Umur 24 Tahun warga Kelurahan Patokan RT.01 RW.05 Kec. Situbondo Kab. Situbondo terjatuh ke jurang/sungai saat mengambil pepaya di belakang rumahnya.
Saat mengambil pepaya korban bersandar ke tembok belakang rumahnya yang berdempetan dengan pinggir sungai, tanpa disadari oleh korban tiba-tiba tembok yang di buat sandaran ambruk dan jatuh ke sungai dan korban juga ikut terjatuh ke sungai dengan ketinggian kurang lebih 15 meter.

Puryono kordinator PUSDALOPS BPBD Situbondo saat dikonfirmasi oleh pihak media Teropong Reformasi menjelaskan, korban saat mengambil pepaya sendirian sedangkan adiknya berada di dalam kamar mandi dan mendengar suara benda jatuh serta orang berteriak langsung bergegas keluar dari kamar mandi menuju belakang rumahnya, setelah di lihat ternyata Mbaknya yang jatuh ke jurang/sungai.
Melihat kejadian itu adiknya korban cepat-cepat mintak tolong atau bantuan kepada warga setempat. Selanjutnya pihak keluarga dan warga setempat turun dan mengecek keberadaan korban tersebut melalui sungai yang kebetulan air kecil atau arusnya tidak deras.
Terlihat korban masih hidup sebagian warga ada yang menghubungi kantor BPBD Situbondo untuk minta pertolongan evakuasi terhadap korban.

Puryono selaku Korlap PUSDALOPS BPBD Situbondo juga menjelaskan,mendapat informasi perihal kejadian tersebut Anggota PUSDALOPS BPBD Situbondo bersama Anggota Tagana Dinsos Situbondo bergegas menuju lokasi untuk memberikan pertolongan.
Tiba di lokasi Anggota PUSDALOPS BPBD Situbondo sama Anggota Tagana dan di bantu oleh warga setempat mengevakuasi korban menggunakan tandu melalui jalur sungai sedangkan korban dalam keadaan selamat (hidup).
Selanjutnya korban di evakuasi ke RSUD Abdoer Rahem Situbondo untuk pemeriksaan medis dengan menggunakan Ambulance dari Dinas Kesehatan / PSC 119 Kabupaten Situbondo.
Dan korban saat ini masih dalam penanganan tim medis (rawat inap ).
Hariadi/Hos

