Sunnah Lalat Bersama Depot Sari Asih 2 Situbondo
Situbondo, http://teropongreformasi.co.id – Rumah makan yang terkenal sekaligus melegenda dihati masyarakat Situbondo terus eksis hingga sampai saat ini, masyarakat Situbondo dari ujung timur hingga ujung barat pasti kenal dengan rumah makan ini. Mulai dari masakan yang nikmat sesuai dengan selera serta ramah dikantong, pelayanan cepat, lokasi strategis, tempat yang nyaman dan bersih cocok sekali untuk sarapan, makan siang ataupun makan malam.

Rumah makan ini juga nampaknya mempunyai sertifikat halal, terlihat jelas dengan adanya tulisan berisi larangan membawa makanan dari luar, khususnya bagi yang telah mendapatkan sertifikat halal Majelis Ulama Indonesia.

Kepala Bidang Sosialisasi dan Promosi Halal LPOM MUI, Lia Amalia, mengatakan hal tersebut merupakan salah satu ketentuan yang harus dijalankan restoran halal.
“Karena, dikhawatirkan ada makanan non halal yang dibawa masuk ke restoran. Jadi bukan karena restoran takut rugi,” katanya saat menyosialisasikan sertifikasi halal Hoka Hoka Bento di Jakarta pada Kamis 9 Juni 2016 dilansir dari Antaranews.com.
Ia mengatakan, tidak mudah bagi restoran-restoran besar untuk mendapatkan sertifikat halal karena harus memenuhi 11 kriteria jaminan halal.
“Untuk mendapatkannya tidak mudah kalau tidak fokus dan sungguh-sungguh. Semua aspek harus diperhatikan seperti bahan, sumber daya manusia, proses dan produk,” kata Lia.
Ada hal menarik yang terjadi hari ini ketika anggota tim TR istirahat untuk makan di Depot Sari Asih 2, sampai dilokasi langsung pesan 2 paket makan dan minum, tidak perlu menunggu lama pesanan paket nasi dengan ayam serta minuman teh menggunakan gelas tertutup siap dan diantarkan. Setelah nasi habis disantap barulah melangkah untuk menikmati teh yang sudah tersedia, uniknya ketika penutup gelas dibuka terlihat ada lalat yang mengapung didalamnya. Selasa(06/06/2023)

Nabi Muhammad SAW menganjurkan untuk tidak langsung membuang minuman yang dihinggapi lalat. Beliau justru menganjurkan untuk mencelupkan lalat ini sebelum menyeruput minuman kembali.
Banyak orang merasa jijik ketika mendapati ada lalat hinggap di makanan dan minuman. Terlebih lagi ketika lalat tersebut tak sengaja justru tercebur dalam minuman dan mengambang kepayahan.
Melihat ada lalat di dalam gelas minuman, sebagian besar orang tentu akan langsung membuang minuman tersebut. Tapi tidak dengan Rasulullah. Minuman yang sudah dihinggapi lalat masih aman dan konsumsi asalkan mengikuti cara dan anjuran Rasulullah.
Rasulullah bersabda, “Apabila seekor lalat masuk ke dalam minuman salah seorang kalian, maka celupkanlah ia, kemudian angkat dan buanglah lalatnya. Sebab pada salah satu sayapnya terdapat penyakit dan pada sayap lainnya ada obatnya.” (HR. Bukhari, Ibn Majah, dan Ahmad)
Anjuran Rasulullah ini bukan semata-mata hanya sebuah ucapan, tapi ilmu sains juga membuktikan kebenarannya. Di dalam tubuh lalat memang terkandung jutaan bakteri namun ada juga zat yang bersifat obat penawar alami.
Fathur

