KADES BLORO TERINDIKASI TILEP DANA BLT DD

SITUBONDO, – Ricuh pencairan Program Dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) di Desa Bloro kini menjadi sorotan pemberitaan oleh Media Massa, terdapat informasi bahwa Dana bantuan tersebut sampai saat ini belum dicairkan kepada para penduduk penerima manfaat. Namun dari kejadian tersebut terdapat sebuah informasi yang mengejutkan, pernyataan dari salah seorang lelaki warga Desa Bloro yang sudah Lansia ini menyatakan bahwa:

” Kauleh esoro ngakonih sareng pak kampong, jhek ampon naremah bhentoan kak gheruah ebektoh epanggil pak spektorat e balai dhisah”, ujar salah seorang penerima manfaat yang sudah Lansia itu pada 08/02/2025 ketika diwawancara. ( saya disuruh mengakui oleh bapak Kepala Dusun, jika saya sudah menerima bantuan itu ketika dipanggil Inspektorat dibalai Desa). Menurut pengakuan seorang Lansia tersebut, mereka sampai saat ini belum menerima bantuan BLT DD itu selama 3 bulan.

Sementara itu dari keterangan yang telah kami himpun, terdapat 14 penerima manfaat yang selama 3 kali waktu pencairan total sebesar Rp 900.000,- perorang hingga kini belum dicairkan. Dari berbagai persoalan yang berkembang di Desa Bloro tersebut, sangat diharapkan adanya kebijakan yang berpihak terhadap kesejahteraan rakyat. Awalnya program pekerjaan Pembangunan Pamsimas, lalu Pembangunan Irigasi, dan kini berkembang ke persoalan tersendatnya pencairan Bantuan Langsung Tunai ( BLT) yang dianggarkan dari Dana Desa.

Sehingga harapan besar bertumpu pada penegakkan hukum di wilayah Kabupaten Situbondo, munculnya persoalan tersebut sangat merugikan warga penerima manfaat dan seluruh warga yang terdampak. ” Kami harap adanya keseriusan Pemerintah Kabupaten, didalam mengatasi persoalan yang ditimbulkan oleh Kepala Desa. Agar warga masyarakat tidak selalu menjadi korban, dari kerakusan oknum Kepala Desa Bloro ini”, tegas salah seorang penggiat anti korupsi yang geram terhadap persoalan itu.

Tim TR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *