Program AI Ready ASEAN di SMKN 1 Dlanggu Perkuat Literasi Digital Siswa

MOJOKERTO, – SMKN 1 Dlanggu menjadi salah satu sekolah yang melaksanakan pelatihan koding dan pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) melalui program AI Ready ASEAN. Kegiatan yang digelar secara sinkron pada 24 Juli 2026 itu merupakan bagian dari upaya memperkuat literasi digital di kalangan pelajar sekaligus mendukung transformasi pendidikan berbasis teknologi.

Program AI Ready ASEAN merupakan inisiatif kolaborasi antara ASEAN Foundation dan Google.org yang bertujuan meningkatkan literasi AI bagi 5,5 juta masyarakat di kawasan ASEAN. Melalui program ini, peserta dibekali pemahaman dan keterampilan memanfaatkan AI secara kreatif, kritis, etis, dan bertanggung jawab untuk mendukung pembelajaran maupun pemecahan masalah di era digital.

Di SMKN 1 Dlanggu, pelaksanaan program diawali dengan sosialisasi secara daring pada 24 Juli 2026. Sebanyak 54 siswa kelas XI dari enam konsentrasi keahlian mengikuti kegiatan tersebut, yakni Rekayasa Perangkat Lunak, Teknik Komputer dan Jaringan, Desain Komunikasi Visual, Animasi, Perhotelan, dan Kuliner. Para siswa didampingi oleh 10 guru pendamping.

Selanjutnya, peserta mengikuti pelatihan intensif yang dipandu trainer bersertifikat Microsoft secara daring. Setelah sesi sinkron selesai, peserta melanjutkan pembelajaran secara asinkron melalui Learning Management System (LMS) dengan menyelesaikan 15 modul pembelajaran selama periode 24 Juli hingga 10 Agustus 2026.

Kepala SMKN 1 Dlanggu, Johan Bahrudin, S.Kom., M.T., mengatakan program tersebut sejalan dengan visi sekolah dalam menyiapkan lulusan yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

“Melalui AI Ready ASEAN, siswa kami diajarkan bagaimana memanfaatkan Artificial Intelligence sebagai asisten untuk meningkatkan produktivitas, kreativitas, dan semangat berwirausaha. Kami tidak ingin siswa hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menciptakan solusi berbasis AI,” ujarnya.

Sementara itu, Hudi Iswanto, S.Kom., menyampaikan harapannya agar program AI Ready ASEAN dapat menjadi bekal penting bagi peserta didik dalam menghadapi perkembangan teknologi yang semakin pesat.

“Kami berharap program AI Ready ASEAN mampu membekali siswa dengan kemampuan memanfaatkan teknologi AI secara tepat untuk mendukung proses pembelajaran, meningkatkan kompetensi digital, serta mempersiapkan mereka menghadapi tantangan dunia kerja dan pendidikan tinggi di masa depan,” katanya.

Melalui pelaksanaan program ini, SMKN 1 Dlanggu berharap dapat mencetak talenta digital yang kompeten dan memiliki daya saing di tingkat ASEAN. Siswa dan guru yang berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian pembelajaran akan memperoleh sertifikat AI Ready ASEAN setara 12 jam pelajaran (JP) dengan pengakuan bertaraf internasional.

By:(Ltf &tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *