Lestarikan Tradisi Leluhur, Dusun Sambong Gelar Bersih Desa dan Hiburan Kuda Lumping
KEDIRI, – Masyarakat Dusun Sambong, Desa Juwet, Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri, menggelar tradisi bersih desa dan doa bersama atau yang akrab disebut “Nyadran” pada Minggu (12/4/2026). Kegiatan tahunan ini dilaksanakan sebagai wujud rasa syukur atas berkah dari Sang Maha Pencipta sekaligus upaya mempererat kerukunan antarwarga.

Acara yang menjadi warisan turun-temurun ini berlangsung khidmat namun meriah. Puncak kemeriahan terlihat saat panitia menghadirkan pertunjukan kesenian tradisional kuda lumping ternama asal Kediri, “ROGO SAMBOYO PUTRO”.
“Inti dari kegiatan bersih desa ini adalah tasyakuran dan doa bersama. Kami ingin mengirim doa kepada leluhur sekaligus mempererat rasa kebersamaan serta guyub rukun warga agar tercipta kehidupan yang aman dan damai,” ujar salah satu tokoh masyarakat setempat.
Meskipun saat ini berada di era modern, warga Dusun Sambong, khususnya kalangan pemuda, menunjukkan antusiasme tinggi dalam menjaga kelestarian budaya tersebut. Partisipasi aktif dan semangat gotong royong warga menjadi kunci terselenggaranya acara ini dengan lancar.
Pementasan jaran kepang ini tidak hanya sekadar hiburan bagi warga Dusun Sambong dan sekitarnya, tetapi juga menjadi misi uri-uri (melestarikan) budaya nasional agar tidak punah tergerus zaman.
Tradisi bersih desa di Dusun Sambong diharapkan dapat terus terjaga secara konsisten setiap tahunnya. Sebagai peninggalan nenek moyang yang bernilai adi luhung, generasi penerus memiliki kewajiban moral untuk menjaga identitas budaya ini agar tetap eksis di masa depan.
MBH DIDIK

