Tambang Imam Solihin di Kotakan Situbondo Memakan Korban, Masih Beroperasi Meski Kontroversial
SITUBONDO, http://teropongreformasi.co.id – Dugaan tambang ilegal Imam Solihin yang berlokasi di wilayah Kotakan, Kecamatan Situbondo, telah menjadi sorotan media baik online maupun cetak. Pemberitaan tersebut semakin memanas setelah diketahui bahwa tambang tersebut telah menelan korban jiwa. Informasi menyebutkan bahwa seorang pengendara motor tewas akibat kecelakaan di area tambang yang dipercaya tidak memenuhi standar keselamatan.
Salah satu warga setempat, Sumar Sono, mengungkapkan kekesalannya terhadap aktivitas tambang tersebut. Ia merasa terganggu dengan truk-truk pengangkut yang melintas di Desa Semiring, Kecamatan Mangaran. Pasalnya, truk-truk tersebut tidak memasang terpal pengaman secara penuh, sehingga tanah urugan bertebaran di tengah jalan. Keadaan ini sangat mengganggu para pengendara sepeda motor.
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari tim media, tanah urugan tersebut berasal dari tambang Imam Solihin dan dikirim ke tambak Sidojoyo yang berada di Desa Tanjung Pecinan, Dusun Kaliasen, Kecamatan Mangaran, Situbondo.
Hingga saat ini, belum ada informasi mengenai tindak lanjut atas permasalahan yang menimpa Bagus Bahari, warga Kotakan yang telah meninggal dunia di area tambang tersebut. Tim media mencoba mengkonfirmasi hal ini kepada Iptu Sutrisno, salah satu Humas Polres Situbondo. Namun, humas tersebut menyatakan bahwa pihaknya masih akan melakukan konfirmasi langsung kepada penyidik terkait kasus ini.
Dalam situasi yang memprihatinkan ini, diharapkan pihak Polres Situbondo dapat segera menanggapi permasalahan ini dengan serius. Pasalnya, kasus ini telah merenggut nyawa seseorang, namun tambang Solihin masih tetap beroperasi, menciptakan keprihatinan yang mendalam bagi masyarakat.
Hos

