Misturi dan Agus Wahyudi Terpilih dalam Pemilihan Kasublok Desa Buduan

SITUBONDO, – Masyarakat Desa Buduan, Kecamatan Suboh, Kabupaten Situbondo, sukses menggelar pemilihan Kepala Sub Blok (Kasublok) pada Sabtu (25/04/2026). Bertempat di Balai Desa Buduan, proses demokrasi tingkat lokal ini berlangsung tertib mulai pukul 08.00 hingga 13.30 WIB.

Ketua Panitia Pelaksana, Totok Sugianto, bertanggung jawab penuh atas kelancaran acara yang terbagi menjadi dua wilayah pemilihan, yakni Blok Widuri dan Blok Buduan.

Kegiatan ini turut dikawal oleh unsur pimpinan kecamatan (Forkopimca) dan tokoh terkait, di antaranya:

  • Iptu Harnowo (Kapolsek Suboh)
  • Pelda A. Salam (Mewakili Danramil Suboh)
  • Suwalis, S.H. (Kasi Trantib Kec. Suboh, mewakili Camat Suboh)
  • Aryono Cahyadi, S.H. (Kepala UPT Pengelola Sumber Daya Air Kec. Suboh)
  • Faris (Mewakili Kepala Desa Buduan)

Selain pejabat terkait, hadir pula para saksi dari masing-masing calon serta puluhan petani yang memiliki hak suara sah dalam menentukan pemimpin pengairan mereka.

Pemilihan berlangsung sengit namun tetap kondusif. Berikut adalah rincian hasil penghitungan suara di kedua blok:

1. Blok Widuri

Dari total 195 daftar pemilih, sebanyak 164 warga hadir memberikan suara.

  • Misturi (No. Urut 1): 89 suara (Terpilih)
  • Didin (No. Urut 2): 75 suara
  • Suara Tidak Sah: 0

2. Blok Buduan

Dari total 90 daftar pemilih, sebanyak 55 warga hadir memberikan suara.

  • Sa’ban (No. Urut 1): 4 suara
  • Agus Wahyudi (No. Urut 2): 51 suara (Terpilih)
  • Suara Tidak Sah: 0

Acara yang diawali dengan pembacaan tata tertib dan petunjuk teknis ini diakhiri dengan penetapan pemenang. Dengan hasil tersebut, Misturi resmi akan memimpin Blok Widuri, sementara Agus Wahyudi akan mengemban amanah di Blok Buduan.

Ketua Panitia, Totok Sugianto, mengapresiasi antusiasme warga dan para petani. Ia berharap para Kasublok terpilih dapat menjalankan tugasnya dengan amanah, terutama dalam mengatur distribusi air bagi lahan pertanian di Desa Buduan.

Secara keseluruhan, kegiatan berjalan dengan aman, lancar, dan menunjukkan kematangan demokrasi warga desa setempat.

Gitok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *