Tim Pengabdian Desa binaan Unej Melakukan Sosialisasi penguatan usaha kelompok tani melalui diversifikasi dan digitalisasi produk unggulan di desa bandilan
BONDOWOSO, – Tim pengabdian berbasis pengembangan desa binaan universitas jember melakukan kegiatan Sosialisasi penguatan usaha kelompok tani melalui diversifikasi dan digitalisasi produk unggulan desa bandilan. Sasaran kegiatan pengabdian adalah kelompok tani desa bandilan.

Tim pengabdian desa binaan unej di sambut hangat oleh masyarakat bandilan baik kepala desa bandilan bapak sundari maupun kelompok tani desa bandilan.
Kegiatan ini bertujuan untuk mendampingi masyarakat untuk meningkatkan potensi lokal khususnya di sektor pertanian yang mana mayoritas masyarakat desa bandilan hidup dalam dunia pertanian, sehingga hal ini menjadi nilai plus bagi desa bandilan yang unggul dalam dunia pertanian.
Namun masyarakat bandilan mengeluhkan kelangkaan pupuk sering terjadi disampaikan oleh para petani.
Stok pupuk yang tersedia di pasaran saat ini adalah pupuk kimia cair yang harganya cenderung lebih mahal dibanding harga pupuk subsidi.
Kelangkaan pupuk menjadi salah satu problem yang sering di alami oleh masyarakat bandilan, tentunya kami selaku tim pengabdian desa binaan unej hadir untuk memberikan solusi dalam permasalahan yang ada didesa bandilan dalam sektor pertanian dengan mensosialisasikan pupuk organik cair sebagai alternatif dari kelangkaan pupuk subsidi didesa bandilan ini. Ujar ketua tim pengabdian ibu Dr. Riniarti, M.P.
Aditya selaku pemateri sosialisasi mengatakan bahwa pupuk organik cair ini di buat dari limbah tahu.
Ia juga menambahkan bahwa pupuk organik ini bermanfaat untuk menyuburkan tanaman, meningkatkan kesehatan tanah dan meminimalisir penggunaan produk kimia yang langka di desa bandilan.
Adapun pembuatan pupuk organik cair ini cukup sederhana ,alat yang di butuhkan galon dan bahan yang di perlukan seperti limbah tahu, EM4, gula dan air.
Cara buatnya pertama siapkan alat dan bahan ke dua campurkan air 200 ml dengan gula 4 sdm dalam wadah terpisah ketiga masukkan 120 mL larutan EM4 ke dalam galon ke empat masukan lauran gula ke dalam galon ke lima aduk menggunakan kayu lalu diamkan selama 15-20 hari yang terkahir buka tutup galon setiap 2-3 hari sekali, jelasnya.
Sundari selaku kades bandilan mengatakan saya siapkan lahan saya sebagai sumber percontohan dalam mengaplikasikan hasil sosialisasi pupuk organik cair ini dengan tujuan menambahkan kepercayaan terhadap masyarakat karena masyarakat tidak percaya jika tidak adanya bukti nyata.
Melalui sosialisasi ini kita berharap masyarakat dapat memanfaatkan sumber daya disekitar dan program ini dapat berlangsung secara jangka panjang untuk kemajuan desa bandilan.
Sosialisasi ini diakhiri dengan pemberian alat semprot otomatis dari tim pengabdian desa binaan Universitas Jember Kepada Kelompok tani desa bandilan.
Farhan

