WEWENANG PENGAWASAN DAN PEMBINAAN YANG LEMAH SEHINGGA KADES BLORO DIDUGA HAMPIR TILEP BLT DD
SITUBONDO, – Pengentasan kemiskinan menjadi salah satu program utama Pemerintah Kabupaten dan Desa. Dengan meningkatkan sumberdaya manusia, serta membangun infrastruktur, sebagai sarana pendukung untuk peningkatan perekonomian yang berkeadilan bagi seluruh masyarakat Desa. Kesejahteraan yang menjadi harapan, serta mencerdaskan kehidupan bangsa menjadi amanah yang diatur dalam Undang – Undang Republik Indonesia.

Namun beda halnya dengan beberapa kejadian yang terjadi di wilayah Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo pada 12/02/2025 di Desa Bloro. Awak media mendapati adanya keluhan dari masyarakat setempat, karena BLT DD yang menjadi haknya sampai tiga kali pencairan belum direalisasikan oleh oknum Kepala Desanya serta terdapat beberapa pekerjaan yang menggunakan anggaran Negara terlihat mangkrak.
Walaupun pada akhirnya BLT DD secara bertahap telah disalurkan kepada seluruh penerima manfaat, namun dua pekerjaan yang terpantau mangkrak kini menjadi temuan oleh APIP/Inspektorat. ” Khusus penyaluran BLT, kita sudah pernah mengingatkan pemdes / Pak Kades saat tahun 2024 yang lalu bahkan tidak hanya Bloro, ada beberapa desa lain juga yang kami ingatkan krn waktu itu belum salur BLT DD”, ungkap Camat Besuki didalam keterangannya.
Sehingga dari keterangan yang menyebutkan bahwa terdapat Desa lain yang sempat diingatkan oleh Camat Besuki, besar harapan untuk menjadi perhatian bagi seluruh Kepala Desa agar menyalurkan apa yang sudah menjadi hak rakyat. Serta lebih meningkatkan pengawasan serta pembinaan, agar tidak membuka peluang didalam hal penyalahgunaan anggaran.
Tim TR

