Tak Cukup Lapor Polisi Atas Raibnya Dua Motor, Warga Pesisir ” Honggi ” Lacak Terlapor ke Kampung Halamannya
SITUBONDO, — Dugaan kasus penggelapan kendaraan bermotor kembali mencuat di wilayah Kecamatan Besuki. Dua laporan resmi masuk ke Polsek Besuki pada akhir Juni 2025, dengan pelapor berbeda namun terduga pelaku yang sama, seorang pria bernama Andi Trianto, warga Desa Rowosari, Kecamatan Rowokangkung, Kabupaten Lumajang.

Dalam laporan pertama, Nafisatur Rohmania, warga Dusun Kotim, Desa Besuki, menyampaikan bahwa pada Jumat, 27 Juni 2025 sekitar pukul 12.50 WIB, terlapor datang ke rumahnya dan meminjam kendaraan bermotor milik pelapor dengan dalih hendak ke kecamatan. Namun setelah ditunggu selama 24 jam, terlapor tak kunjung kembali dan tidak bisa dihubungi. Pelapor pun melaporkan kejadian ini ke Polsek Besuki.
Laporan kedua disampaikan oleh Muh. Juhari, seorang nelayan warga Dusun Mandaran, Desa Pesisir, Kecamatan Besuki. Ia mengaku pada hari yang sama, Jumat 27 Juni 2025 sekitar pukul 13.00 WIB, kendaraannya dipinjam oleh terlapor dengan alasan hendak mengantar sepeda ke Dusun Karanganyar, Desa Demung. Namun lagi-lagi, setelah ditunggu selama 24 jam, terlapor hilang tanpa kabar.
Menariknya, dalam proses pelaporan dan pencarian, muncul sosok pemuda idealis asal Desa Pesisir, Honggi, yang dikenal sebagai warga yang peduli terhadap keadilan dan kerap membantu masyarakat dalam menghadapi persoalan hukum. Tak tinggal diam, Honggi mendampingi para korban sejak awal pelaporan hingga turut melacak keberadaan terduga pelaku.
Bahkan, demi menuntaskan keadilan, Honggi rela menempuh perjalanan ke Lumajang, tepatnya ke kediaman Andi Trianto. Di sana, ia berkoordinasi langsung dengan kepala desa dan kepala dusun setempat. Langkah itu diambil agar kasus ini tidak berlarut-larut dan pihak keluarga pelaku mengetahui situasi yang sebenarnya.
> “Kami hanya ingin keadilan berjalan. Masyarakat kecil yang dirugikan tidak bisa dibiarkan terus menjadi korban. Kalau bukan kita yang peduli, siapa lagi?” ujar Honggi, saat ditemui usai kembali dari Lumajang.
Kehadiran Honggi dalam kasus ini menjadi pengingat bahwa masih ada warga yang tulus bergerak demi nilai kebenaran, bahkan tanpa pamrih. Kasus ini pun diharapkan segera ditindaklanjuti secara serius oleh pihak kepolisian demi menjamin kepastian hukum bagi para korban.
Pihak Polsek Besuki membenarkan telah menerima dua laporan tersebut dan tengah melakukan proses penyelidikan lebih lanjut.
Eko s.

