Pandangan Umum Fraksi NasDem Terhadap Rancangan Perubahan APBD Kabupaten Kediri 2025

KEDIRI, – Fraksi partai NasDem DPRD Kabupaten Kediri menyampaikan pandangan umum mereka terhadap Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan danĀ  Belanja Daerah ( APBD ) Kabupaten Kediri, Tahun anggaran 2025, dalam rapat paripurna yang di gelar pada Selasa (1/7).

Dalam pandangan umumnya, partai NasDem menyampaikan apresiasi sekaligus catatan kritis terhadap sejumlah poin strategis dalam Rancangan Perubahan Anggaran tersebut.

Fraksi NasDem menyoroti kenaikan target pendapatan daerah yang tercatat naik sebesar Rp. 48 miliar atau 1,47 persen di banding APBD murni. Namun, mereka juga menyoroti penurunan pendapatan dari sektor pajak daerah sebesar Rp.6,9 miliar, serta penyusutan tajam pada komponen ” lain – lain pendapatan asli daerah”, dari Rp.275 miliar menjadi Rp.175 miliar. Fraksi NasDem meminta pemerintah Kabupaten Kediri menjelaskan jenis – jenis pendapatan yang mengalami penurunan tersebut.

Di sektor belanja daerah,yang naik sekitar Rp.85 miliar atau 2.48 persen.

Fraksi NasDem juga menegaskan pentingnya alokasi yang lebih fokus pada penanganan masalah nyata di masyarakat, seperti mitigasi bencana banjir dan tanah longsor, serta penyediaan air bersih di wilayah terdampak, termasuk dukungan terhadap PDAM dan warga desa yang mengalami pencemaran air tanah/ sumur.

“Kenaikan anggaran harus sejalan dengan dampak langsung ke masyarakat. Jangan sampai anggaran tersebut habis untuk kegiatan seremonial atau program yang tidak memiliki efek langsung kepada masyarakat,” ujar juru bicara fraksi NasDem, Suhairi Maghfur.

Fraksi NasDem juga mempertanyakan alokasi tambahan Rp 1.7 miliar untuk urusan pemerintahan pendamping.

Mereka meminta rincian kegiatan serta evaluasi dampak dari alokasi tersebut agar tidak terjadi pemborosan anggaran.

Sorotan lain yang diarahkan pada penyusutan anggaran bantuan sosial dari Rp.3,9 miliar menjadi Rp.3,7 miliar. Fraksi NasDem sangat menyayangkan pemangkasan tersebut dan meminta penjelasan, karena bantuan sosial dianggap sebagai bagian penting dalam upaya menurunkan angka kemiskinan.

Fraksi NasDem berharap semua masukannya tersebut menjadi bahan evaluasi dan penyempurnaan dalam proses pembahasan lanjutan Raperda Perubahan APBD 2025.

Mereka menekankan pentingnya penyusunan anggaran yang berbasis pada akuntabilitas, efisiensi, dan kebutuhan riil masyarakat Kabupaten Kediri.

( nurni kdr )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *