Operasi SAR Gabungan Berhasil Temukan Korban Yang ke 2 Hanyut Banjir di Sungai Basean

Situbondo, 12 Maret 2026 — Setelah melakukan pencarian selama empat hari, Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan korban hanyut akibat banjir di Sungai Basean. Korban, yang diketahui bernama JELANI (53), ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada hari Kamis, 12 Maret 2026.

JELANI, warga Desa Sumberanyar, Kecamatan Jatibanteng, hanyut terbawa arus pada Sabtu, 7 Maret 2026, sekitar pukul 17.00 WIB saat sungai mengalami banjir. Pencarian dimulai pada pukul 09.00 WIB dengan membagi tim menjadi dua. Tim pertama melakukan penyisiran dari muara sungai Lubawang ke hulu Kali Basian, sementara tim kedua menyisir dari arah Desa Bloro ke hilir.

Pada pukul 10.41 WIB, di lokasi pinggir aliran sungai Kali Basian, Tim SAR Gabungan mencium bau menyengat dan menemukan mayat JELANI dalam posisi tengkurap dan tertimbun pasir. Proses evakuasi dilakukan hingga pukul 11.20 WIB, dengan bantuan personel dari Polsek Besuki dan Koramil setempat.

Mayat JELANI dibawa ke RSUD Besuki untuk pemeriksaan lebih lanjut dan diserahkan kepada pihak keluarga pada pukul 15.00 WIB. Pihak keluarga dan Kepala Desa Sumberanyar telah mengakui dan menerima musibah ini, serta membuat surat pernyataan resmi.

Kepala BPBD dan Kasi Oprasi BASARNAS Banyuangi mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam operasi ini. Koordinator Basarnas Kantor SAR Banyuwangi menyatakan bahwa operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup, bersamaan dengan tidak adanya kendala selama pencarian yang dilakukan dalam kondisi cuaca cerah berawan.

Dengan penemuan ini, diharapkan semua pihak dapat lebih waspada terhadap bencana alam yang bisa terjadi kapan saja.Ungkap Puriyono kordinator PUSDALOPS BPBD Situbondo.

Hariadi/Boy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *