CEGAH DAN TANGKAL BENCANA, PERHUTANI BONDOWOSO GELAR PENANAMAN POHON BERSAMA FORKOPIMCAM BINAKAL
BONDOWOSO, – Dalam upaya mencegah dan menanggulangi bencana alam seperti banjir dan tanah longsor serta memberikan perlindungan bagi masyarakat sekitar hutan, Perum Perhutani Bondowoso terus melakukan berbagai langkah konkret.

Mengusung tema “Lestarikan Negeri, Penghijauan Sejak Dini,” Perum Perhutani Bondowoso bekerja sama dengan Forkopimcam Binakal, Cabang Dinas Kehutanan, dan masyarakat sekitar menggelar aksi reboisasi serta penanaman pohon bersama. Kegiatan ini berlangsung di kawasan hutan Petak 13 dan 14, RPH Curahdani, BKPH Bondowoso, pada Rabu (12/02/2025).
Dalam apel pasukan yang digelar di lapangan Kecamatan Binakal, Administratur Perum Perhutani KPH Bondowoso, Misbakhul Munir, menyampaikan apresiasinya kepada jajaran Forkopimcam atas kerja sama yang terjalin.

“Pada kesempatan ini, saya mengajak dan mengimbau seluruh masyarakat, khususnya yang berdomisili di sekitar kawasan hutan, untuk peduli dan berpartisipasi aktif dalam penanaman serta perawatan pohon. Dengan demikian, tanaman dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Insyaallah, ketika kita menyayangi pohon, pohon pun akan menyayangi dan melindungi kita dari bencana alam seperti erosi, banjir, dan tanah longsor. Mari bersama-sama kita lestarikan hutan demi generasi mendatang. Kalau bukan kita, lalu siapa? Kalau tidak sekarang, lalu kapan lagi?” ujar Cak Munir, yang juga menjabat sebagai Plt Administratur KPH Probolinggo.
Kapolsek Binakal, IPTU Widayanto, S.H., dalam keterangannya kepada jurnalis menegaskan bahwa pihaknya beserta seluruh jajaran Forkopimcam siap bersinergi dengan Perhutani.
“Pasca-penanaman ini, kami sepakat untuk melakukan pemantauan perkembangan tanaman serta memberikan edukasi kepada masyarakat agar semakin mencintai hutan. Dengan begitu, hutan dapat terus memberikan manfaat secara lestari bagi kita semua,” pungkasnya.
Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Anton Sujarwo (Wakil ADM KSKPH Bondowoso Selatan), Octavano Scorpia Verdianto (Kasi Madya Perencanaan dan Pengembangan Bisnis), serta Zainul Lutfi (Asper KBKPH Bondowoso) beserta jajaran.
(sup)

