IKUTI DIKLATSAR BANSER, PULUHAN WARGA BONDOWOSO AKAN JADI PAGAR NU DAN NKRI 

BONDOWOSO, http://teropongreformasi.co.id – Sebanyak 70 warga Bondowoso mengikuti pendidikan dan pelatihan dasar (Diklatsar) Banser di Dusun Beletden, Desa Cerme, Kecamatan Cerme atau Jalan Solor.

Mereka akan mengikuti berbagai tahapan pendidikan dan pelatihan selama tiga hari ke depan mulai Jum’at (21/7/2023) kemarin.

Luluk Hariyadi, Ketua Anshor Bondowoso, menjelaskan, bahwa hingga hari ke dua ini, Sabtu (22/7/2023), sudah ada beberapa orang yang gugur. Tercatat, ada 60 orang yang melanjutkan Diklatsar ke tahapan berikutnya.

Karena memang dalam Diklatsar ini, para peserta harus melewati berbagai tahapan hingga dinyatakan sebagai anggota Banser. Tahapan dimaksud beberapa di antaranya yakni, pendidikan fisik, mengikuti materi, dan lainnya.

“Mereka yang tidak mampu mengikuti proses dari tahap ke tahap,” jelasnya.

Ia menyebutkan bahwa dalam Diklatsar ini memang ada tahapan fisik layaknya militer. Karena, pihaknya ingin meningkatkan militansi anggota Banser, yang ke depan akan selalu berkoordinasi dengan TNI-Polri dalam turut andil menjaga keamanan dan konduktivitas wilayah.

Di lain sisi, pihaknya juga memberikan materi tentang ke-NUan. Karena, bagaimana pun Bansher ini merupakan organisasi yang menanamkan mencintai agama dan negara.

“Bansher ini kan Barisan Anshor serba guna. Khusus menjadi pagarnya NU, pagarnya NKRI,” jelasnya.

Ia menjabarkan, pagar dimaksud yakni bagaimana ke depan anggota Banshe ini bisa jadi bagian benteng dalam melindungi NKRI dari paham-paham radikal.

“Melindungi negara ini dari paham-paham radikal, melindungi negara ini dari aliran sesat. Yang paling utama, membentengi warga NU sendiri,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *