Penangkapan Penjual Miras Tanpa Izin di Desa Besuki, Kapolsek Besuki Melakukan Patroli Cipta Kondisi

Situbondo,http://teropongreformasi.co.id 08 September 2023 – Kapolsek Besuki, AKP H. Abdullah, beserta anggota melaksanakan Patroli Cipta Kondisi pada hari Jumat, tanggal sekira pukul 19.00 WIB. Kegiatan ini dilakukan guna menekan tindak pidana yang muncul akibat penyalahgunaan minuman keras atau beralkohol, terutama di wilayah hukum Polsek Besuki.

Dalam patroli tersebut, petugas yang terlibat antara lain Kapolsek Besuki, Kanit Reskrim Aipda Agus Bastomi, Kanit Intelkam Bripka Hadiyono, serta Bripda Ghazal dan Bripda Abdur. Mereka bertugas untuk mengawasi dan mengendalikan keamanan di wilayah Desa Besuki, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo.

Hasil dari patroli tersebut, petugas berhasil mengamankan seorang penjual miras tanpa izin yang diketahui bernama Subhan Wahyu Dwi Harta, yang juga dikenal dengan nama Wahyu. Wahyu merupakan seorang wiraswasta yang bergerak di bidang jasa pemasangan Wifi. Dia Sekitar usia 29 tahun dan beralamat di Kp. Seruni Kotim, RT/RW 02/03, Desa Besuki, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo.

Penangkapan terhadap Subhan Wahyu Dwi Harta dilakukan di Dusun Kotim, Desa Besuki, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo. Saat dilakukan penangkapan, petugas berhasil mengamankan sebanyak 14 botol arak berukuran 600 ml dengan tutup hitam tanpa label sebagai barang bukti.

Tindakan yang dilakukan oleh petugas antara lain mengambil keterangan dari penjual miras untuk dilakukan tindaklanjut dengan tipiring, mengamankan barang bukti ke Polsek Besuki, serta melaporkan kejadian ini kepada pimpinan

Selama pelaksanaan kegiatan berjalan, situasi tetap aman dan lancar tanpa adanya hambatan yang signifikan.

Kapolsek Besuki dalam patroli cipta kondisi. Kegiatan ini merupakan upaya nyata dalam menekan penyalahgunaan minuman keras di wilayah hukum Polsek Besuki, dan OPS miras sudah merupakan Atensi Kapolres Situbondo AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto Guna Untuk Menjadikan kota santri ini Menjadi bumi Sholawat Nariyah yang Agamis serta Menjadi kota yang Religius.

MW GITOK TR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *