Penanaman Kopi 27 Hektare, Desa Jetak Siapkan Wisata dan Dongkrak PAD

Tuban, – Pemerintah Desa Jetak terus mengembangkan potensi desa melalui penanaman kopi yang kini telah mencapai luas sekitar 27 hektare. Program tersebut tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan produktivitas sektor perkebunan, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam menciptakan destinasi wisata berbasis kebun kopi sekaligus menambah Pendapatan Asli Desa (PAD).

Kepala Desa Jetak ( Zaky Ali) menyampaikan, pengembangan kebun kopi merupakan investasi jangka panjang yang diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat dan pemerintah desa. Selain menjadi aset desa, kawasan perkebunan kopi juga direncanakan menjadi destinasi wisata yang dapat menarik kunjungan wisatawan.

“Hasil panen kopi nantinya dikelola oleh BUMDes sehingga nilai ekonominya bisa lebih optimal dan memberikan kontribusi terhadap peningkatan PAD desa,” ujarnya.

Manfaat pengelolaan aset desa tersebut mulai dirasakan masyarakat. Pada tahun ini, hasil pengelolaan yang dilakukan melalui BUMDes telah disalurkan dalam bentuk santunan kepada 64 kepala keluarga (KK). Masing-masing keluarga menerima bantuan sebesar Rp500 ribu.

Pemerintah desa berharap program pengembangan kopi ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, baik melalui peningkatan kesejahteraan warga maupun terbukanya peluang usaha baru di sektor wisata dan ekonomi kreatif.

Kepala Desa juga berharap adanya dukungan penuh dari pemerintah daerah untuk mewujudkan kawasan wisata kopi di Desa Jetak, terutama terkait peningkatan infrastruktur dan pelebaran akses jalan menuju lokasi perkebunan.

“Dengan dukungan dari pemerintah daerah, kami optimistis wisata kopi di Desa Jetak dapat berkembang dan menjadi salah satu destinasi unggulan yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” katanya.

Melalui pengembangan kebun kopi seluas 27 hektare tersebut, Desa Jetak menargetkan terciptanya sumber pendapatan desa yang berkelanjutan sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

(Ltf&Vr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *