Tiga Rumah Hangus Terbakar Di Desa Pokaan Panji Situbondo
SITUBONDO, – Musibah kebakaran hebat melanda kawasan pemukiman padat di Dusun Pokaan Tengah, RT 003 RW 007, Desa Pokaan, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo, pada Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 14.25 WIB. Kobaran api yang diduga berasal dari bagian dapur salah satu rumah warga dengan cepat merembet dan melalap tiga unit bangunan di sekitarnya.

Peristiwa nahas ini bermula dari dapur milik Ahmad (65). Api yang terus membesar kemudian menjangkau bangunan milik dua tetangganya, yakni Gasali (54) dan Suni (58). Menyaksikan kobaran api, warga setempat bergotong-royong melakukan upaya pemadaman mandiri menggunakan peralatan seadanya sembari menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Guna mengendalikan situasi, tiga unit armada Pemadam Kebakaran (Damkar) dari Mako Situbondo Kota diterjunkan ke lokasi kejadian. Petugas langsung melakukan proses pemadaman intensif serta pembasahan untuk memastikan tidak ada kobaran api susulan yang berpotensi meluas ke area pemukiman lain.
Koordinator Pusdalops BPBD Kabupaten Situbondo, Puriyono, mengonfirmasi bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini. Meski demikian, kerugian material diperkirakan mencapai Rp120.000.000 dengan rincian sebagai berikut:
- Rumah Ahmad (65): Bangunan semi permanen mengalami rusak total dengan estimasi kerugian Rp50.000.000.
- Rumah Gasali (54): Bangunan semi permanen mengalami rusak total dengan estimasi kerugian Rp50.000.000.
- Rumah Suni (58): Bangunan permanen mengalami rusak berat pada area dapur dan bagian samping dengan estimasi kerugian Rp20.000.000.
Puriyono menjelaskan bahwa penyebab pasti munculnya titik api saat ini masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian setempat. Di sisi lain, tim gabungan dari Pusdalops dan TRC BPBD Situbondo langsung melakukan langkah penanganan cepat di lapangan.
“Petugas di lapangan telah melakukan peninjauan lokasi, koordinasi lintas unsur, serta asesmen kaji cepat terhadap tingkat kerusakan dan kebutuhan mendesak bagi para korban terdampak,” ujar Puriyono.
Penanganan darurat di lokasi kejadian melibatkan sinergi berbagai pihak, meliputi staf Kecamatan Kapongan, Koramil, Polsek, TRC BPBD, Tagana Dinsos, unit Damkar, Pemerintah Desa Pokaan, hingga masyarakat sekitar.
Rencana tindak lanjut pascabencana akan difokuskan pada tahap pengkajian kebutuhan pascabencana (Jitupasna) serta penyaluran bantuan logistik darurat bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.
Hariadi/Boy

