Jumat Curhat Polsek Banyuglugur dengan Masyarakat di Desa Tepos 

SITUBONDO – http://teropongreformasi.co.id Warga Desa Tepos sambut antusias program Curhat Jumat yang dilaksanakan Polsek Banyuglugur, di Kantor Desa Tepos, Kecamatan Banyuglugur, Jumat (10/3/2023)

Dipimpin langsung oleh Kapolsek Banyuglugur AKP Sutanto, SH dengan didampingi Bhabinkamtibmas Desa Tepos Briptu Moch. Ikhbal Makhbudi SH., dalam kegiatan Jumat Curhat di Desa Tepos ini dihadiri oleh Danramil 0823/17 yang diwakili oleh Batuud Serma Budi Prayitno, Staf Trantib Kecamatan Banyuglugur Rajimun, Kepala Desa Tepos bersama jajarannya, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan warga setempat.

Sasana saat berlangsungnya forum Jumat Curhat di Kantor Desa Tepos, Kecamatan Banyuglugur, Kabupaten Situbondo. 

Pada rangkaian acara dalam forum Curhat Jumat ini juga dilangsungkan sesi tanya jawab dengan warga.

Salah satu warga, Ali Kuswanto, dalam sesi tanya jawab menyampaikan permohonan kepada pihak Polsek dan Koramil untuk membantu mengamankan acara seni budaya ojung yang digelar dalam rangka Selamatan Desa Tepos.

Curhatan warga tersebut langsung direspon oleh Kapolsek Banyuglugur dengan ucapan terima kasih atas masukan dari warga. Ia menyampaikan bahwa, pihaknya sudah menerima surat pemberitahuan terkait acara tersebut.

“Kami sudah menyiapkan personel untuk melaksanakan pengamanan kegiatan ojung tersebut,” ungkap AKP Sutanto.

Kapolsek Banyuglugur berharap dengan dilaksanakannya kegiatan selamatan desa, Desa Tepos kedepannya lebih maju. “Dan semoga masyarakatnya diberikan keselamatan, kesehatan, rizki halal yang melimpah, dijauhkan dari bencana, diberikan keamanan serta umur panjang dan barokah,” imbuhnya.

Pada acara ini, Kapolsek Banyuglugur berpesan kepada masyarakat Desa Tepos agar ikut berperan aktif menjaga situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitarnya.

Tak hanya itu, Kapolsek Banyuglugur juga menghimbau kepada warga masyarakat agar waspada terhadap cuaca yang tidak menentu, bencana angin puting beliung, longsor karena wilayah Tepos merupakan daerah dataran tinggi.

Masyarakat juga dihimbau agar lebih hati hati memarkir kendaraannya di luar rumah, terutama saat malam hari.

“Guna antisipasi terjadinya curanmor, masyarakat agar lebih hati hati saat parkir kendaraan roda 2 dan roda 4. Karena pada umumnya masyarakat pada saat malam hari memarkir kendaraan sepeda motor diluar rumah sehingga cenderung memicu terjadinya curanmor,” pungkas AKP Sutanto, SH.

 

Gitok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *